MASA KEMERDEKAAN INDONESIA

MASA KEMERDEKAAN INDONESIA

   A. Demokrasi liberal

  • Berlakunya sistem Multi Partai. Fenomena yang terjadi adalah adanya partai-partai politik. Partai tersebut antar lain:
  1. Partai Nasional Indonesia (PNI)
  2. Masyumi (Majelis Syuro’ Muslimin Indonesia)
  3. Partai Nahdlatul Ulama (NU)
  4. Partai Komunis Indonesia (PKI)
  • Kabinet yang memerintah pada masa demokrasi liberal:
  1. Kabinet Natsir: 6 September 1950-21 Maret 1951. Kabinet bubar karena mosi Hadikusumo.
  2. Kabinet Sukiman: 27 April 1951-3 April 1952. Kabinet bubar karena menyimpang dari politik bebas aktif dan memihak blok Barat (Amerika Serikat) dengan menandatangani bantuan teknik dan ekonomi dari Amerika Serikat 1951 (Mutual Security Act).
  3. Kabinet Wilopo (3 April 1952-3 Juni 1953). Kabinet bubar karena peristiwa Tanjung Morawa di Sumatera Utara.
  4. Kabinet Ali Sastroamidjoyo (3 Juli 1953- 12 Agustus 1955). Kabinet Ali berhasil mengadakan Konferensi Asia Afrika (KAA). Kabinet bubar karena mosi tidak percaya dalam pengangkatan pimpinan TNI AD.
  5. Kabinet Burhanuddin Harahap (12 Agustus 1955-3 Maret 1956). Kabinet ini berhasil melaksanakan Pemilihan Umum yang pertama kali pada bulan September dan Desember 1955.
  6. Kabinet Ali Sastroamidjoyo II (20 Maret 1956- 4 Maret 1957). Kabinet berhasil membatalkan hasil perjanjian KMB karena sangat merugikan RI. Kabinet menyerahkan mandatnya karena tidak mampu meredam pemberontakan terutama PRRI dan Persemesta.
  7. Kabinet Djuanda (9 April 1957-5 Juli 1959). Program kabinet adalah panca karya yaitu: • pembentukan Dewan Nasional • menormalisir keadaaan RI • melanjutkan pembatalan hasil KMB • perjuangan Irian Barat dan pembangunannya
  8. Kabinet bubar karena dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959.

   B. Demokrasi Terpimpin

  1. Dekrit Presiden
  • Latar Belakang Dikelurkannya Dekrit Presiden
  1.  Kegagalan Konstituante dalam membuat undang-undang yang baru.
  2. Anjuran presiden dan pemerintah untuk kembali ke UUD 1945 tidak memperoleh keputusan dari Konstitusi.
  • Keputusan:
  1. Pembubaran Konstituante
  2. Menetapkan kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya lagi UUDS
  • Kebijakan Pemerintah setelah Dekrit Presiden 5 Juli 1959
  1. Pembentukan MPRS
  2. Pembentukan DPAS
  3. Pembentukan Kabinet Kerja
  4. Pembentukan Front Nasional
  5. Penataan Organisasi Pertahanan dan Keamanan
  6. Penyederhanaan Partai Politik

    2. Penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan pemerintah

  • Dalam Negeri

* Mengumumkan ajaran Nasakom (Nasionalis, Agamis, Komunis).

* Presiden sebagai penguasa seumur hidup dan secara mutlak. *

 Pembubaran DPR Hasil Pemilu I tahun 1955.

* Pengangkatan pimpinan MPRS, DPRGR dan DPAS sebagai menteri.

  • Luar Negeri

* Politik konfrontasi dengan membagi dua menjadi dua bagian Nefo dan Oldefo.

* Membentuk poros Jakarta-Peking.

   A. Pemberontakan PKI 30 September 1965

  1. Latar Belakang Peristiwa
  • Pada masa Demokrasi terpimpin PKI menjadi salah satu partai yang besar. Usaha-usaha persiapan kudeta dilakukan oleh PKI antara lain:
  • menggerakkan aksi-aksi sepihak dan aksi perebutan lahan,
  • melakukan penyusupan faham Komunis ke semua lapisan masyarakat,
  • menyebarkan isu Dewan Jenderal di Angkatan Darat yang akan melakukan kudeta terhadap presiden Soekarno.
  • Pelaksanaan Gerakan 30 September 1965.
  • Melakukan penculikan terhadap para perwira TNI yang dianggap sebagai musuh PKI.
  • Menduduki sarana-sarana vital seperti RRI dan kantor telekomunikasi.
  • 1 Oktober 1965, mengumumkan berdirinya Dewan Revolusi

   2. Kegagalan Kudeta dan Proses Munculnya Orde Baru

  • Pengambilan komando Angkatan Darat oleh Mayor Jenderal Soeharto.
  • 2 Oktober 1965, direbutnya RII dan telkom oleh RPKAD.
  • Pembersihan kawasan Halim Perdana Kusuma dari kaum pemberontak.
  • Penangkapan tokoh-tokoh PKI seperti Kol. Latief dan Letkol Untung – Pengejaran anggoa PKI.
  • 16 Januari 1966 para pemuda dalam berbagai kesatuan aksi mengajukan Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat) yaitu:
  • bubarkan PKI,
  • bersihkan Kabinet Dwikora dari unsurunsur G 30 September/PKI,
  • turunkan harga-harga bahan pokok.
  • Arif Rahman Hakim, seorang mahasiswa yang gugur dalam peristiwa revolusi sehingga dia diberi gelar pahlawan revolusi.
  • 11 Maret 1966, presiden Soekarno mengeluarkan Supersemar yaitu, surat perintah kepada Letjen Soeharto untuk mengambil tindakan guna terjamin-nya ketertiban dan keamanan pemerintah.
  • Supersemar disampaikan oleh Soekarno kepada Soeharto melalui Mayjen Basuki Rajmat, Brigjen M. Yusuf, dan Brigjen Amir Mahmud.
  • Kabinet Ampera, yaitu kabinet yang disusun berdasarkan ketetapan MPRS no: XIII/MPRS yang dibentuk oleh Jenderal Soeharto.
  • Program Kabinet Ampera, yaitu:
  • perbaikan kehidupan rakyat terutama di bidang sandang dan pangan,
  • melaksanakan Pemilu,
  • melaksanakan politik luar negeri yang bebas dan aktif.
  • Maret 1968, Sidang Umum MPRS: pengangkatan Soeharto menjadi Presiden.

   B. Indonesia pada Masa Orde Baru

  • Bidang Dalam Negeri
  • Melaksanakan pembangunan nasional: rencana pembangunan lima tahun dan pembentukan kabinet pembangunan.
  • Melaksanakan Pemilu 1971.
  • Bidang Luar Negeri
  • Normalisasi hubungan dengan Malaysia.
  • Kembali menjadi anggota PBB.
  • Pembentukan ASEAN: Deklarasi Bangkok.
  • Bergabung ke dalam OPEC.
  • Bergabung ke dalam APEC.
  • Bergabung ke dalam OKI.
  1. Keruntuhan Orde Baru
  • Krisis Ekonomi.
  • Berkembangnya aksi-aksi demonstrasi.
  • 21 Mei 1998, Presiden Soeharto meletakkan jabatan presiden.

   Contoh soal dan pembahasan:

  1. Perdebatan yang berkepanjangan di Konstituante, tahun1959, dalam memutuskan masalah UUD telah mendorong pimpinan TNI AD mendesak Presiden Soekarno agar secepatnya menerbitkan Dekrit Presiden. SEBAB, Perbedaan pandangan antara kekuatan politik di Konstituante, dinilai oleh pimpinan TNI AD dan sebagian pimpinan politik, telah mengarah kepada perpecahan nasional.
  • Jawaban: (pernyataan benar, alasan benar, memiliki keterkaitan) Alasan desakan dari TNI AD agar Presiden Soekarno segera mengeluarkan Dekrit Presiden, yaitu perbedaan pandangan antara kekuatan politik di Konstituante dinilai telah mengarah kepada perpecahan nasional.

     2. Pada tanggal 17 Oktober 1952 Angkatan Perang RI mengepung Istana Presiden Soekarno. SEBAB, Angkatan Perang RI meminta diikutsertakan di dalam pemerintah Republik Indonesia. Peristiwa ini merintis jalan menuju Dwi Fungsi ABRI.

  • Jawaban : (pernyataan benar, alasan salah)
    Alasan peristiwa 17 Oktober 1952 adalah kekecewaan ABRI terhadap ketidakstabilan politik di Indonesia juga menuntut agar DPR tidak ikut campur terhadap urusan internal ABRI.

   3. Sistem Kabinet Parlementer yang dilaksanakan Indonesia pada masa Demokrasi Liberal merupakan penyimpangan terhadap UUD 1950. SEBAB, Pada masa Demokrasi Liberal sering terjadi pergantian kabinet sehingga pembangunan terbengkalai.

  • Jawaban : (pernyataan benar, alasan benar, tidak memiliki keterkaitan)
    Bentuk penyimpangan sistem Kabinet Parlementer pada saat Demokrasi Liberal, yaitu masih ikut-campurnya presiden dalam urusan pemerintahan yang seharusnya menjadi wewenang dari perdana menteri. Pasa masa Demokrasi Liberal, sering terjadi pergantian kabinet menyebabkan pembangunan terbengkalai.

PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA DAN USAHA MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN

PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA DAN USAHA MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN

  1. Peristiwa Sekitar Proklamasi
  • Tanggal 1 Maret 1945, Letnan Jenderal Kumakici Harada mengumumkan pembentukan BPUPKI yaitu Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Junbi Cosakai) yang diketuai oleh dr. K.R.T Radjiman Wediodiningrat.
  • 29 Mei 1945, dalam sidang BPUPKI Mr. Muh. Yamin mengemukakan lima “Azas Dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia”, Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ke-Tuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat.
  • 31 Mei 1945, Prof. Dr. Supomo mengajukan Dasar Negara Indonesia Merdeka, yaitu: Persatuan, Kekeluargaan, Keseimbangan, Musyawarah dan Keadilan Sosial.
  • 1 Juni 1945, Ir. Soekarno, mengemukakan mengenai Dasar Negara Indonesia Merdeka, yaitu: Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau peri Kemanusiaan, Mufakat atau demokrasi, Kesejahteraan Sosial, KeTuhanan Yang Maha Esa.
  • 22 Juni 1945, dibentuklah Panitia Sembilan yang terdiri dari Soekarno, Moh. Hatta, Muh Yamin, Ahmad Subardjo, A.A Maramis, Abdulkadir Mudzakir, K.H Wachid Hasyim, Agus Salim, dan Abikusno Tjokrosujoso dan menghasilkan dokumen yang dikenal dengan Piagam Djakarta.
  • 7 Agustus 1945, Jenderal Terauchi menyetujui pembentukan PPKI yaitu Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Junbi Inkai) menggantikan BPUPKI
  • 9 Agustus 1945, tiga tokoh bangsa Indonesia yaitu Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan Radjiman Wediodiningrat berangkat ke Saigon/Dalat Vietnam Selatan untuk bertemu dengan Jenderal Terauchi.
  • 14 Agustus 1945, Jepang menyerah kepada sekutu tanpa syarat.
  • 15 Agustus 1945, para pemuda berkumpul dibelakang Labolatorium Bakteriologi Jalan Pegangsaan Timur 13 Jakarta di bawah pimpinan Chaerul Saleh pukul 20.00 malam.
  • 16 Agustus 1945, para pemuda membawa Ir. Soekarno dan Drs.Moh Hatta ke Rengasdengklok pada pukul 04.30 pagi untuk mengamankan mereka dari segala pengaruh Jepang. Pada hari yang sama pukul 23.30 dua tokoh ini sudah kembali ke Jakarta kemudian rombongan golongan tua dan muda menuju rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No: 1 untuk merumuskan naskah proklamasi. Laksamana Maeda menjamin keselamatan mereka selama di rumahnya.
    1. Perumusan Teks Proklamasi
  • 17 Agustus 1945, pukul 05.00 golongan tua dan muda baru keluar dari rumah Laksamana Maeda dan kembali ke rumahnya masing-masing.
  • Pelaksanaan pembacaan naskah proklamasi di kediaman Ir. Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur No: 56 Jakarta pukul 10.00 pagi.
  • Ibu Fatmawati: menjahit bendera Merah Putih.
  • Suhud, Latif. H, dan Tri Murti: pengibar bendera merah putih.
  • Soewiryo: Walikota Jakarta sebagai pelaksana upacara proklamasi.
  • Penyebaran berita mengenai proklamsi kemerdekaan melalui: kantor pusat pemerintah Jepang, kantor berita Domei dan RRI. Juga melalui surat kabar Suara Asia di Surabaya dan Cahaya di Bandung.
  • Pembentukan Lembaga-lembaga Negara
  • 18 Agustus 1945, PPKI mengadakan sidang dan memutuskan:
  • mengesahkan UUD 1945,
  • memilih Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta sebagai presiden dan wakil presiden,
  • membentuk Komite Nasional yang bertugas membantu presiden.
  • 19 Agustus 1945, sidang PPKI memutuskan:
  • pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP),
  • pembentukan 12 departemen dan menunjuk para menterinya,
    1. Usaha Mempertahankan Kedaulatan
  • 29 September 1945, sekutu mendarat di Indonesia. Di bawah komando AFNEI (Allied Forces Netherland East Indies) di bawah pimpinan Jenderal Sir Philip Christinson.
  • Kedatangan Sekutu sambil memboncengi orang-orang NICA (Netherland Indies Civil Administration)
  1. Perjuangan Bersenjata
  • 19 September 1945, Insiden Bendera di Hotel Yamato Surabaya.
  • Jenderal Malaby terbunuh dan akhirnya pemerintah Inggris mengeluarkan ultimatum kepada rakyat Surabaya agar melapor dan meletakkan senjata.
  • 10 November 1945, rakyat menolak ultimatum tersebut maka terjadilah pertempuran Surabaya yang dipimpin oleh Bung Tomo dan Sungkono.
  • 15-20 Oktober 1945, pertempuran Lima Hari di Semarang
  • 21 November 1945, pertempuran Ambarawa yang dipimpin oleh Kolonel Sudirman.
  • 10 Desember 1945, pertempuran Medan Area yang dipimpin oleh Ahmad Tahir.
  • 23 Maret 1946, peristiwa Bandung Lautan Api yaitu dengan membumihanguskan tempattempat yang vital agar tidak ditempati oleh sekutu.
  • 19 Desember 1945, sekutu melancarkan serangan terhadap kota Karawang-Bekasi.
  • 29 November 1946, peristiwa Margarana Bali yang dipimpin oleh Letkol I Gusti Ngurah Rai dengan perang Puputan

    2. Agresi Militer Belanda

  1. Agresi Militer Belanda I
  • Pemerintah Belanda mengultimatum dalam tempo 14 hari agar RI membentuk pemerintahan dan mata uang bersama, RI harus mengirim beras ke daerah yang diduduki Belanda dan mengawasi ekspor dan impor
  • 21 Juli 1947, Agresi Militer Belanda I.
  • 27 Agustus 1947, PBB membentuk KTN (Komisi Tiga Negara) yang terdiri dari Amerika (Frank Graham), Belgia (van Zeeland), Australia (Richard Kirby).

     2. Agresi Militer Belanda II

  • 18 Desember 1948, Belanda tidak terikat lagi dengan perjanjian Renville dan melakukan serangan besar-besaran terhadap kota Yogyakarta dengan maksud menghancurkan RI. Presiden dan wapres ditawan di Bangka dan Parapat. – Pembentukan PDRI (Pemerintahan Darurat RI) di Sumatera oleh Syarifudin Prawiranegara.
  • TNI di bawah komando Jenderal Sudirman mengadakan perang gerilya dan Divisi III Siliwangi mengadakan longmarch dari Jawa Tengah ke Jawa Barat.
  • 1 Maret 1949, Serangan Umum 1 Maret, Yogyakarta berhasil direbut kembali selama 6 jam oleh Letkol Soeharto.
  • KTN diubah menjadi UNCI (United Nation Commision for Indonesia).

   3. Perundingan-perundingan

  1. Perundingan Linggarjati
  • 15 November 1946, Lord Killearn dari Inggris menyodorkan diri sebagai perantara perundingan Indonesia-Belanda.
  • Indonesia diwakili oleh Sutan Syahrir, Belanda diwakili Schermerhorn.
  • Hasil Perundingan:

(1) Belanda mengakui de facto RI atas Jawa, Madura dan Sumatera.

(2) Pembentukan negara federal RIS terdiri dari negara RI, Kalimantan, dan Timur Besar.

(3) Pembentukan Indonesia Belanda dengan ratu Belanda sebagai kepala negara.

(4) Pembentukan RIS dan Uni Indonesia Belanda sebelum tanggal 1 Januari 1949.

  • 25 November 1947, penandatanganan perjanjian di Istana Negara.

    2. Perundingan Renville

  • 18 Desember 1947, atas usul KTN diadakan Perundingan Renville di atas kapal perang USA yaitu USS Renville.
  • Wakil dari Indonesia yaitu Amir Syarifuddin dan wakil Belanda yaitu R. Abdulkadir Wijoyoatmojo.
  • Isi perundingan:

(1) Pemberhentian tembak-menembak di sepanjang garis van Mook.

(2) Perjanjian peletakkan senjata dan pembentukan daerah-daerah kosong militer

    3. Perundingan Roem-Royen

  • 17 April-7 Mei 1949, didakan perundingan RoemRoyen, Indonesia diwakili oleh Muhammad Roem dan Belanda oleh van Royen.
  • Perjanjian ini menghasilkan keputusan yang intinya Belanda harus mengikuti Konferensi Meja Bundar di Den Haag.

    4. Konferensi Inter

2 Agustus 1949, diadakan Konferensi Inter Indonesia antara BFO (Bijeenkomst voor Federal Overleg) dengan Indonesia sebagai pendahuluan KMB.

    5. Konferensi Meja Bundar

  • 23 Agustus 1949, diadakan Konferensi Meja Bundar di Den Haag. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Moh. Hatta dan BFO dipimpin oleh Sultan Hamid II, Belanda dipimpin oleh Mr. Maarseven. Penengah dari UNCI adalah Critchey.
  • 2 November 1949, perundingan menghasilkan:
  • rencana penyerahan kedaulatan RIS dari Belanda,
  • pembentukan APRIS dengan TNI sebagai intinya,
  • pembubaran KNIL dan bekas KNIL masuk ke APRIS,
  • ditariknya tentara Belanda dari Indonesia,
  • Belanda mengakui RIS,
  • status Karesidenan Papua akan dibahas setahun lagi,
  • RIS harus membayar semua hutang-hutang Belanda

    6. Pembentukan RIS dan Penyerahan Kedaulatan

  • 14 Desember 1949, berkumpul wakil-wakil pemerintah RI, negara bagian, dan daerah lain di Jalan Pegangsaan Timur No: 56 dengan agenda menyetujui naskah UUDS.
  • 16 Desember 1949, Ir. Soekarno terpilih sebagai presiden RIS.
  • 27 Desember 1949, pengakuan kedaulatan atas RI oleh Belanda secara de jure di Belanda dan di Jakarta.

   Contoh soal:

  1. Menjelang proklamasi kemerdekaan, golongan muda memiliki pandangan yag berdeda dengan golongan tua menyangkut cara kemerdekaan Republik Indonesia. Pernyataan berikut ini yang merupakan pandangan golongan muda adalah….

   A. Kemerdekaan adalah urursan bangsa Indonesia sendiri, oleh karena itu harus diperjuangkan sendiri oleh segenap bangsa Indonesia.

   B. Kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan.

   C. Kemerdekaan meliputi kedaulatan dalam bidang politik, kedaulatan dalam bidang ekonomi, dan kedaulatan dalam bidang kebudayaan.

   D. Kemerdekaan perlu diperjuangkan secara seksama melalui sidang yang diselenggarakan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)

   Pembahasan:

Golongan muda sangat menginginkan momentum kekalahan jepang atas sekutu sebagai momen emas dalam mendapatkan kemerdekaan. Golongan muda ingin proklamasi secepat mungkin, kalau bisa tidak lebih dari 16 Agustus 1945. Golongan muda tidak ingin proklamasi terkesan sebagai hadiah dari Jepang, tapi dari perjuangan meraih kemerdekaan.  Golongan muda tidak ingin adanya campur tangan asing termasuk jepang dalam proklamasi dan oleh karenanya menganggap organisasi seperti PPKI atau pun BPUPKI sebagai bentuk campur tangan jepang. 

Jawaban: A

  1. Menurut teks Sumpah Pemuda, pemuda Indonesia bertekad untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang mampu mempersatukan seluruh elemen bangsa. Di era penggunaan sosmed, peran dilakukan pemuda dalam mempererat persatuan bangsa Indonesia adalah…

   A. menuliskan Bahasa Indonesia yang baik dan benar

   B. menuangkan Bahasa Indonesia yang baik dan benar

   C. menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar

   D. menyampaikan Bahasa Indonesia yang baik dan benar

Pembahasan:

Hal ini tercermin dalam teks sumpah pemuda, yaitu

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.

Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia.

Jawaban: C

MASA PENDUDUKAN JEPANG

MASA PENDUDUKAN JEPANG

  1. Kemenangan Jepang atas Rusia 1905 telah menimbulkan kesadaran politik bangsa Asia untuk menentang imperialisme Barat.
  2. Tanaka Memorial adalah dokumen rahasia yang menyatakan bahwa Jepang memikul tugas suci untuk memimpin bangsa-bangsa Asia dalam satu lingkup persemakmuran Asia Timur Raya.
  3. Hakko I Ciu, suatu doktrin sebagai dasar lahirnya propaganda Jepang untuk Asia.
  4. 8 Desember 1941, Jepang menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbour.
  5. 1942, Jepang melakukan propaganda Tiga A: Jepang Cahaya Asia, Pelindung Asia, dan Pemimpin Asia.
  6. 10 Januari 1942, Jepang menyerang Indonesia, dengan mendarat di Tarakan, Balikpapan, Banjar-masin, Palembang, Batavia, Bandung dan Kalijati (Subang).
  7. 8 Maret 1942, Belanda menyerah tanpa syarat di Kalijati Subang Jawa Barat. Belanda oleh Jenderal Teer Poorten dan Jepang oleh H. Immamura.
  8. 16 April 1943, Jepang membuat PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat). Yang terdiri dari Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Ki Hadjar Dewantara, dan KH Mas Mansyur.
  9. 3 September 1943, Jepang membentuk Chuo Sang In (Badan Pertimbangan Pusat).
  10. 1943, Jepang mengizinkan berdirinya MIAI (Majelis Islam A’ala Indonesia) yang kemudian menjadi Masyumi.
  11. 1944, Jepang membentuk Jawa Hookokai merupakan perkumpulan segala Kebaktian Rakyat Indonesia kepada Jepang.
  12. 1943-1945, membentuk organisasi-organisasi kepemudaan antara lain:
  13. Seinendan: barisan pemuda
  14. Gakukotai: barisan pelajar
  15. Keibodan: barisan bantu polisi
  16. Heiho: bertugas membantu tentara Jepang di medan perang
  17. 1943-1945, Jepang melakukan eksploitasi seperti kerja rodi atau romusha dan pengerahan wanita untuk pemuas seks tentara Jepang (Jugun Ianfu).
  18. 25 Februari 1944, terjadi perlawanan rakyat oleh KH. Zaenal Mustafa di Sukabumi karena Jepang memerintahkan rakyat Indonesia untuk melakukan Sekerei, yaitu membungkukkan setengah badan untuk menghormati kaisar Jepang.
  19. 14 Februari 1945, terjadi pemberontakan PETA di Blitar yang dipimpin oleh Supriyadi.

    Contoh soal:

  1. Pada bulan februari 1944 terjadi pemberontakan terhadap Jepang di Singaparna yang dipimpin oleh ….

   A. Tengku Abdul Jalil

   B. KH. Zaenal Mustofa

   C. Teuku Hamid

   D. Haji Madriyas

   E. Supriyadi

Pembahasan :

Tengku Abdul Hamid dan Teuku Hamid tokoh perlawanan di Aceh

KH Zaenal Mustofa pemimpin perlawanan di Singaparna, Tasikmalaya

Haj Madriyas tokoh perlawanan di Indramayu

Supriyadi tokoh perlawanan PETA di Blitar

  1. Pembentukan tentara sukarela oleh Jepang yang terdiri atas para pemuda-pemudi Indonesia bertujuan ….

   A. mempersiapkan rencana pemberian kemerdekan

   B. sebagai cadangan pasukan militer untuk melawan sekutu

   C. melatih ketrampilan bagi pemuda-pemudi Indonesia

   D. sebagai wujud kepedulian Jepang terhadap masa depan Indonesia

   E. memberi bekalpengetahuan militer kepada pemuda-pemudi Indonesia

Pembahasan :

Tujuannya adalah sebagai pasukan cadangan bagi tentara Jepang. serangan tentara sekutu yang bertubi-tubi menyebabkan banyak tentara Jepang tewas.

Jawaban : B

  1. Saat menguasai Indonesia, Jepang berusaha menguasai sumber daya alam Indonesia dengan tujuan ….

   A. meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia

   B. mengembangkan industri logam Indonesia

   C. memperoleh bahan mentah untuk industri perang

   D. mengekspor minyak bumi untuk kebutuhan pasar dunia

   E. mengisi kas negara Jepang yang kosong akibat perang

Pembahasan :

Sebagai negara militer, Jepang berusaha mengeruk kekayaan alam Indonesia semata-mata hanya demi kepentingan pembiayaan perang melawan sekutu

Jawaban : C

MASA KERAJAAN DI INDONESIA

MASA KERAJAAN INDONESIA

   A. Kerajaan Hindu-Budha di Indonesia

  1. Kutai: kerajaan Hindu pertama di Indonesia pada abad ke-5 M.
  • Berkembang pertama kali di tepian sungai Mahakam Kutai Kalimantan Timur.
  • Prasasti pertama: Yupa yang berhuruf Pallawa bahasa Sansekerta.
  • Raja pertama: Kudungga, kemudian Aswawarman dan Mulawarman.

    2. Tarumanegara: didirikan oleh Purnawarman. Berada di Jawa Barat dengan 7 prasasti.

    3. Sriwijaya: berada di Palembang.

  • Kerajaan ini mencapai kejayaan pada masa Balaputra Dewa.
  • Mengalami kemunduran dengan adanya peristiwa Ekpedisi Pamalayu yang dilakukan oleh Kertanegara dari Singosari.

    4. Mataram Kuno: ada dua periode di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

  • Raja pertama yaitu Sanjaya.
  • Mencapai kejayaan pada masa Raja Balitung dengan pembangunan candi Roro Jonggrang atau candi Prambanan di Jawa Tengah.
  • Pengganti Raja Sanjaya yaitu Syailendra kemudian pecah menjadi dua yang beragama Hindu dan Budha.
  • Keturunan Syailendra yang beragama Budha membangun candi Borobudur
  • Periode di Jawa Timur: dibangun oleh Mpu Sendok dengan membentuk wangsa Isyana. Raja terakhir yaitu Airlangga yang kemudian membagi dua kerajaan menjadi Panjalu atau Kediri dan Jenggala.

    5. Singosari: didirikan oleh Ken Arok

  • Dapat diketahui melalui kitab Pararaton, Kitab Negarakertagama oleh Mpu Prapanca.
  • Masa kejayaan pada saat pemerintahan Kertanegara.

    6. Majapahit: didirikan oleh Raden Wijaya dengan membuka hutan Tarik.

  • Pada masa Raden Wijaya banyak terjadi pemberontakan.
  • Masa kejayaan ada pada pemerintahan Hayam Wuruk dengan patih Gadjah Mada.
  • Maha Patih Gadjah Mada terkenal dengan sumpah palapa
  • Keruntuhan Majapahit dikarenakan banyaknya perang saudara, banyak negara yang melepaskan diri, dan kemajuan Demak.
  • 1526, terjadinya serangan Islam dari Demak ke Majapahit

   B. Kerajaan Islam di Indonesia

  1. Masuknya Islam serta Perkembangannya di Indonesia
  • Berita Arab: Islam masuk ke Nusantara pada abad ke-7 M.
  • Berita Eropa: oleh seorang yang bernama Marco-polo.
  • Berita Cina: dari catatan Ma’Huan, yaitu penulis yang mengikuti Laksamana Cheng Ho (1400 M).
  • Berita India: dalam berita ini disebutkan bahwa pedagang India dari Gujarat mempunyai peranan penting dalam menyebarkan agama Islam ke Nusantara.
  • Islam masuk ke Nusantara pada abad ke-11 dengan ditemukannya makam seorang wanita yang bertulis Fatimah Binti Maimun di Leran Gresik.
  • Islam masuk melalui: perdagangan, pernikahan, kesenian, pendidikan, tasawuf, dan politik.

    2. Kerajaan Islam

  • Samudera Pasai: merupakan kerajaan Islam pertama di Nusantara yang didirikan oleh Sultan Malik Al Saleh.
  • Kerajaan Malaka: Paramisara (Parameswara) yang melarikan diri dari Majapahit karena perang Paregreg dan kemudian memeluk Islam dan mengganti nama menjadi Iskandar Syah.
  • Aceh: didirikan oleh Ali Mughayat Syah. Masa keemasan pada abad ke-16 yaitu pada masa Sultan Iskandar Muda.
  • Demak: merupakan kerajaan Islam pertama di pulau Jawa yang didirikan oleh Raden Patah.
  • Mataram: pusat kerajaan di Kota Gede Yogyakarta, didirikan oleh Sutawijaya atau Panembahan Senopati. Raja yang terkenal dalam usahanya untuk mengusir Belanda di Batavia yaitu Sultan Agung.
  • Banten: didirikan oleh Fatahillah atau Sunan Gunung Jati.
  • Ternate dan Tidore: Islam di Ternate menyebar pada abad ke-14. Sultan Baabullah mengantarkan kerajaan ini ke masa keemasannya.
  • Makassar: terdiri dari dua kerajaan yaitu Goa dan Tallo. Sultan yang terkenal dengan sebutan Ayam Jantan Dari Timur adalah Sultan Hasanuddin. Aru Palaka berhasil mengalahkan Hasanuddin dengan perjanjian Bongaya.

   Contoh soal:

  1. Runtuhnya kerajaan Majaphit disebabkan oleh peristiwa ….

   A. pemberontakan Sadeng

   B. perang Paregreg

   C. pemberontakan Kuti

   D. perang Bubat

   E. pemberontakan semi

Pembahasan :

Pemberontakan Sadeng pada masa Tribuanatunggadewi

Pemberontakan Kuti dan Semi pada masa jayanegara

Perang Bubat terjadi pada masa pemerintahan hayam Wuruk, yaitu antara pasukan pimpinan Gajah Mada dan rombongan pengantin dari kerajaan sunda

Perang Paregreg adalah perang saudara yang menyebabkan runtuhnya majapahit. Terjadi antara Bhre wirabumi dan Wikramawardana

Jawaban : B

  1. Majapahit mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan raja ….

   A. Kertanegara

   B. Raden Wijaya

   C. Jayawardhana

   D. Hayam Wuruk

   E. Tribuanatunggadewi

Pembahasan :
Majapahit mencapai puncak kejayaan pada masa hayam Wuruk. Dia putra dari Tribuanatunggadewi. Dalam menjalankan kekuasaan dibantu oleh Gajah Mada

Jawaban : D

  1. Kerajaan  Mataram Kuno yang terpecah dapat disatukan kembali pada masa pemerintahan ….

   A. Raja Samaratungga

   B. Rakai Pikatan

   C. Dyah Balitung

   D. Rakai Panangkaran

   E. Raja Wisnu

Pembahasan :

Terbaginya kerajaan Mataram Kuno menjadi dua dinasti terjadi sejak masa pemerintahan Rakai Panangkaran. Mataram Kuno dapat dipersatukan kembali pada masa pemerintahan Rakai Pikatan, yaitu melalui sebuah perkawinan antara Rakai Pikatan ( Dinasti Sanjaya ) dan Pramodawardani ( Dinasti Syailendra )

Jawaban : B

  1. Raja daeri Banten yang gigih menentang VOC adalah ….

   A. Sultan Haji

   B. Sultan Abdul Mufakir

   C. Sultan Ageng Tirtayasa

   D. Sultan Maulana Muhammad

   E. Sultan Hasanudin

Pembahasan :

Pada masa pemerintahan Abdul Mufakir, armada Belanda yang dipimpin oleh Cornelis de Houtman tiba di Banten. Raja dari Banten yang gigih menentang VOC adalah Sultan Ageng Tirtayasa. Sultan Haji adalah putra dari Sultan Ageng yang menghianati bangsanya dengan bekerjasama dengan VOC

Jawaban : C

KEDATANGAN BANGSA EROPA KE INDONESIA

KEDATANGAN BANGSA EROPA KE INDONESIA

  1. Latar belakang kedatangan Bangsa Eropa ke Indonesia:

Jatuhnya kota Konstantinopel (Ibu Kota kerajaan Romawi Timur) ke tangan Turki Usmani tahun 1453,kemudian bangsa Turki menutup Konstantinopel untuk orang Eropa akibatnya di Eropa terjadi kelangkaan rempah-rempah, maka mulailah mereka mencari Negeri asal rempah-rempah.

  1. Tujuan kedatangan Bangsa Eropa ke Indonesia:

   3 G : 1. GOLD, mencari kekayaan (rempah-rempah)

            2. GLORY, mencari Kejayaan (menjajah)

            3. GOSPEL, menyebarkan agama Nasrani.

  • PELOPOR PENJELAJAHAN SAMUDRA:

A). Portugis

  1. Bartolomeos Diaz 1486

     Bertolak dari Lisabon (Portugis),bergerak kearah selatan menyusuri pantai barat Afrika,sampai di ujung selatan benua Afrika, yang kemudian diberi nama Tanjung Harapan, kemudian Bartolomeos Diaz kembali lagi ke Portugis karena ada gelombang/badai yang besar.

  1. Vasco da Gama 1498

     Bertolak deri Lisabon,kearah selatan menyusuri pantai barat Afrika,sampai di ujung selatan benua Afrika, kemudian melanjutkan perjalanan sampai di CalicutIndia.

  1. Alfonso D’Albuquerque

    Berhasil menaklukan Malaka tahun 1511.

    Kemudian Maluku jatuh ke tangan Portugis 1512.

B). Spanyol

  1. Christophorus Colombus(1492)

     Bertolak dari Spanyol kearah barat,mengarungi samudra Atlantik, sampai di kepulauan Bahama (Karibia), dia mengira telah sampai di Hindia, maka peduduk pulau tersebut diberi nama Indian.

  1. Expedisi Magellan-Canno(1521)

Bertolak dari Spanyol kearah barat mengarungi samudra Atlantik, menyusuri pantai timur Amerika, sampai diujung selatan benua Amerika, kemudian mengarungi samudra Pasifik yang sangat luas dan tenang, sampai di Massava (Pilifina), disana Ferdinand Magellan tewas oleh orang Mactan, kemudian sisa pasukan di bawah pimpinan Yuan Sebastian Del Canno melanjutken perjalanan ke Kalimantan, Maluku, dan pulang ke Spanyol lewat Tanjung Harapan.

Dasar / landasan yang dipakai dalam penjelajahan samudra adalah Perjanjian Tordesillas (Paus Alexander VI),Yang berisi pembagian wilayah/arah penjelajahan samudra, Portugis kearah Timur, Spanyol kearah Barat.

Akibat bertemunya Portugis dan Spanyol di Maluku, maka muncul perjanjian SARAGOSA 1526 yang isinya: Pembagian wilayah operasional perdagangan, Portugis di Maluku, sedangkan Spanyol di Filipina.

C). Belanda

Jalur pelayaran Belanda tidak sama dengan Portugis karena

ada petunjuk jalan dari Jan Huygen Van Liscoten, mantan pelaut Belanda yang bekerja pada Portugis.

  1. Cornelis de Houtman(1596),menempuh perjalanan Ke Tanjung Harapan, kemudian dilanjutkan sampai di Banten. Kedatangannya ditolak oleh rakyat Banten karena Cornelis de Houtman bersikap kasar dan sombong.
  2. Jacob Van Neck(1598),kedatangannya disambut baik oleh rakyat Banten.
  • BERDIRINYA VOC(Verenigde Oost Indische Compagnie)

          VOC berdiri pada tanggal 20 Maret 1602 dengan Gubernur Jendral pertamanya Pieter Both.

  • Tujuan didirikannyaVOC :
  1. Menghindari persaingan dagang antar sesama pedagang Belanda.
  2. Memonopoli rempah-rempah di Hindia Timur.
  3. Menghadapi persaingan dengan para pedagang asing.
  4. Menghadapi kerajaan-kerajaan di Indonesia.
  • VOC mempunyai hak OCTROYyaitu Hak paten yang diberikan pemerintah Kerajaan Belanda kepada VOC yangberisi :
  1. Hak untuk memerintah di Negara jajahan
  2. Hak untuk memonopoli perdagangan
  3. Hak untuk mencetak mata uang sendiri
  4. Hak untuk memiliki angkatan perang sendiri
  5. Hak untuk memiliki senjata
  6. Hak untuk mengadakan perjanjian
  7. Hak untuk mengumumkan perang.
  • Keadaan Indonesia pada masa pemerintahan Gubernur Jendral JAN PIETERSZOON COEN 1619, VOC memindahkan kantor dagangnya ke Jayakarta, dengan alasan :
  1. Jayakarta merupakan tempat yang sangat strategis
  2. VOC akan dengan mudah mengawasi gerak gerik Portugis di Malaka.
  • VOC menghancurleburkan kota Jayakarta, dan diatas reruntuhan kota Jayakarta berdirilah kota BATAVIA.
  • Aturan Monopoli VOC:
  1. Rakyat Maluku hanya boleh menanam rempah rempah atas izin VOC
  2. Luas wilayah perkebunan dibatasi oleh VOC
  3. Harga jual ditentukan VOC
  4. Tempat menanam rempah rempah ditentukan VOC
  • Strategi VOC dalam mengendalikan Monopoli:
  1. Hak Ekstirpasi, yaitu hukuman begi para pelanggar monopoli perdagangan.
  2. Pelayaran Hongiyaitu, Pelayaran bersenjata lengkap yang dilakukan VOC untuk mengawasi  jalannya monopoli perdagangan.
  • PERLAWANAN RAKYAT:
  1. MALUKU

Portugis berhasil diusir oleh rakyat Maluku yang di Pimpin oleh Sultan BAABULLAH DAUD SYAH, sebelumnya Portugis berhasil membunuh Sultan Khairun

  1. ACEH

Perlawanan rakyat Aceh melawan Portugis yang paling terkenal dipimpin oleh SULTAN ISKANDAR MUDA tetapi tetapi tidak berhasil.

  1. MALUKU

Perlawanan rakyat Maluku melawan VOC tapi tidak berhasil megusir VOC.

  • FAKTOR PENYEBEB KEBANGKRUTAN VOC:
  1. Korupsi yang merajalela dikalangan pegawai VOC.
  2. Banyak pegawai VOC yang tidak cakap bekerja.
  3. VOC benyak menanggung hutang akibat peperangan.
  4. Banyak prajurit VOC yang meninggal.
  5. Luas wilayah tidak sebanding dengan jumlah pegawai VOC yang sedikit.
  6. Tidak jalannya Verplichte Leverantien(penyerahan wajib) dan Preanger Stelsel(aturan Priangan).
  • PEMERINTAHAN KOLONIAL BELANDA

a). Gubernur Jendral Daendels (1808-1811)

      Tugas utamanya:

  1. Mempertahankan pulau Jawa dari ancaman Inggris
  2. Memberantas korupsi dan penyelewengan
  3. Menjadikan Batavia sebagai pusat pemerintahan
  4. Merombak system pemerintahan Feodal, diganti dengan system pemerintahan Barat modern.
  5. Menjadikan para penguasa daerah sebagai pegawai Pemerintah kolonial.
  • Langkah-langkah yang ditempuh Daendels untuk mempertahankan Pulau Jawa :
  1. Menambah jumlah Prajurit.
  2. Membangun kapal-kapal perang baru
  3. Membangun jalan raya Pos dari Anyer sampai Panarukan.

b). Gubernur Jendral Janssens (1811)

Janssens ternyata hanya seorang Gubernar yang lemah

Terbukti hanya mempu bertahan 3 bulan,dan

Indonesia jatuh ketangan Inggris.

c). Gubernur Jendral Thomas Stamford Raffles

      Raffles berkuasa tahun 1811-1816, jasa-jasanya diantaranya:

  1. Penemu bunga raksasa Rafflesia-Arnoldi
  2. Perintis berdirinya Kebun Raya Bogor
  3. Penggagas Lend Rent (sistim pajak tanah),tapi Gagal dilaksanakan karena :
  • Masyarakat Indonesia belum mengenal sistim ekonomi uang.
  • Tidak adanya dukungan dari Bupati

   Tanam Paksa (Cultuur Stelsel)

adalah Kewajiban menanam jenis-jenis tanaman tertentu yang laku dipasaran Internasional,kemudian hasilnya diserahkan kepada pamarintah Belanda. Tanam Paksa dianjurkan oleh Gubernur Jendral VAN DEN BOSCH, dengan tujuan untuk menutupi hutang-hutang Belanda yang sangat devisit.

Dalam pelaksanaannya Tanam Paksa ternyata jauh menyimpang dari ketentuan, dan sangat merugikan rakyat Indonesia.

   Akibat Tanam Paksa :

    1) . Bagi Belanda,

  • Positif : Memperoleh keuntungan besar.
  • Negatif : Mendapat kecaman dari anggota Dewan.

     2). Bagi Indonesia

  • Positif : Rakyat Indonesia menjadi tahu tentang cara bertani yang baik dan benar,juga  mengetahui jenis-jenis tanaman yang leku dipasaran Internasional.
  • Negatif : banyak rakyat Indonesia yang menderita, kelaparan, meninggal dunia.

     Contoh soal:

  • Berikut ini yang merupakan tujuan yang hendak dicapai oleh imperialisme modern adalah ….

   A. mencari dan mendapatkan daerah penanaman modal

   B. mencari dan mendapatkan logam mulia atau kekayaan

   C. mendapatkan nama baik dan kejayaan bangsa

   D. mencapai tujuan suci untuk menyebarkan agama nasrani

   E. mencari daerah-daerah baru untuk ditaklukkan dan dieksploitasi

   Pembahasan :

Dalam politik imperialisme modern, tujuan yang hendak dicapai adalah :

mencari dan mendapatkan daerah pemasaran hasil industri;

mencari dan mendapatkan daerah penghasil bahan mentah;

mencari dan mendapatkan daerah penanaman modal

Jawaban : A

  • Gubernur Jenderal VOC yang pertama adalah ….

   A. Johan van Olderbarnevelt

   B. JP. Coen

   C. Pieter Both

   D. Johannes Van den Bosch

   E. John Fendall

     Pembahasan :

     Gubernur jenderal VOC yang pertama adalah Pieter Both

    Jawaban : C

  • Tujuan pemerintah kolonial Belanda melaksanakan sistem tanam paksa adalah ….

   A. mengisi kekosongan kas negara Indonesia

   B. meningkakan produksi barang ekspor

   C. mengatasi kesulitan keuangan kerajaan Belanda

   D. membiayai perang yang dilakukan oleh Belanda

   E. mengenalkan tanaman ekspor di Indonesia

    Pembahasan :

Pada tahun 1830, Belanda melantik Johannes van Den Bosch sebagai gubernur jenderal Hindia Belanda menggantikan van Der Capellen. Van den Bosch bertanggungjawab mengisi kas kerajaan Belanda yang saat itu kosong. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Van den Bosch menjalankan program  kerja yang disebut Cultuur Stelsel. Tujuan utama program tersebut adalah memperoleh pendapatan yang besar dengan mewajibkan menanam tanaman dagang yang laku keras di pasaran Eropa. Tanaman yang wajib ditanam adalah tebu, nila, teh, kopi, tembakau, kayu manis dan kapas

Jawaban : C

PENGARUH PERADABAN AWAL MASYARAKAT DUNIA TERHADAP PERADABAN INDONESIA

PENGARUH PERADABAN AWAL MASYARAKAT DUNIA TERHADAP PERADABAN INDONESIA

  • Bangsa melayu dapat dibedakan menjadi 2 :
  1. Bangsa Melayu Tua (Proto Melayu) :
  • Orang Austronesia dari Asia (Yunan) yang pertama kali ke Nusantara pada sekitar 1500 SM
  • Datang melalui 2 jalan :

   1). Jalan barat : Dari Yunan melalui selat Malaka masuk ke sumatra masuk ke Jawa. Alat berupa kapak persegi

   2). Jalan timur : Dari Yunan melalui Formosa (Taiwan) masuk ke Filipina kemudian ke Sulawesi kemudian masuk ke Irian. Alat berupa kapak lonjong

  • Memiliki kebudayaan batu sebab alatnya terbuat dari batu yang sudah maju, yakni dihaluskan
  • Kapak persegi ditemukan di Sumatra, Jawa, Bali, dan Kalimantan
  • Kapak lonjong ditemukan di Sulawesi & Irian
  1. Bangsa Melayu Mua (Deutero Melayu) :
  • Tahun 500 SM
  • Masuk ke Nusantara melalui jalan barat saja
  • Lebih maju dibandingkan Proto Melayu
  • Sudah dapat membuat barang dari perunggu dan besi
  • Hasil budayanya : Kapak corong, kapak sepatu, dan nekara
  • Mengembangkan budaya megalitikum. Hasilnya : Menhir, dolmen, sarkofagus dan lainnya

 

  • Sebelum kelompok bangsa melayu memasuki Nusantara, sebenatnya telah ada kelompok manusia yang lebih dahulu tinggal di wilayah tersebut. Mereka termasuk bangsa primitif :
  1. Suku Pleistosin (purba)
  2. Suku Wedoid
  3. Suku Negroid
  • Kebudayaan Bacson-Hoabinh :
  1. Di Pegunungan Bacson dan di Provinsi Hoabinh ditemukan sejumlah besar alat yang kemudian dikenal dengan kebudayaan Bacson-Hoabinh
  2. Ciri kebudayaannya : Penyerpihan pada satu atau dua sisi permukaan batu kali yang berukuran satu kepalan dan bagian tepinya sangat tajam
  3. Alat kebudayaan Bacson-Hoabing ditemukan di : Papua, Sumatra, Sulawesi & Nusa Tenggara
  4. Penyebarannya bersamaan dengan perpindahan ras Papua Melanesoid ke Indonesia melalui jalan barat dan jalan timur
  5. Pendukung budaya mesolitikum adalah Papua Melanesoid. Mereka hidup dan tinggal di Gua-gua (abris sous roche) dan meninggalkan Bukit-bukit karang/sampah dapur (kjokkenmoddinger)
  6. Kapak genggam (kapak sumatra), kapak pendek, pipisan, ujung mata panah, flakes, dan kapak Proto Neolitikum
  7. Ras Papua Melanosoid hidup masih sangat menetap, berburu & bercocok tanam sederhana. Sudah mengenal kesenian seperti melukis
  • Kebudayaan Dongsong :
  1. Diambil dari nama daerah di Tonkin
  2. Ditemukan bermacam-macam alat yang terbuat dari perunggu. Ditemukan juga Nekara dan kuburan
  3. Pengolahan logam menunjukkan taraf kehidupan yang semakin maju, sudah ada pembagian kerja yang baik, masyarakat sudah teratur
  • Beberapa daerah penting dalam perkembangan logam di Nusantara :
  1. Budaya logam awal di jawa: Peninggalan logam berada di dalam peti kubur batu (sarkofagus) di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta. Bekal kubur yang berupa peralatan dari Besi
  2. Budaya logam awal di Sumatra: Di Pasemah, Sumbar, terdapat peti kubur batu yang dibekali manik-manik kaca dan sejumlah benda logam berupa tombak besi dan peniti emas
  3. Budaya logam awal di Sumba, Nusa Tenggara: Tradisi penguburan dengan membawa beka kubur yang berupa logam yang diletakkan dekat peti si mati. Sudah ditemukan peralatan rumah tangga seperti bejana & tembikar kecil yang terbuat dari logam
  4. Budaya logam awal di Bali: Benda logam sebagai bekal kubur, berarti mereka menghormati roh nenek moyangnya yang sudah mati dengan barang yang berharga. Alat kehidupan terbuat dari logam seperti pisau, tombak, panah, & patung

   Contoh soal:

  1. Sebutkan kebudayaan Bangsa Proto Melayu!

    Jawab:

  • Termasuk kebudayaan Batu Muda (neolitikum)
  • Hasil kebudayaannya masih terbuat dari batu dan telah dikerjakan dengan sangat baik
  • Kapak Lonjong
  • Kapak persegi
  1. jelaskan alasan – alasan yang menyebabkan melayu tua meninggalkan daerah asalnya ?

  Jawaban: Bangsa Proto Melayu memasuki wilayah Indonesia sekitar tahun 1500-500 SM. Bangsa Proto Melayu adalah suatu ras Mongoloid yang berasal dari daerah Yunani, dekat lembah Sungai Yang Tze, Cina Selatan. Alasan-alasan yang menyebabkan bangsa Melayu Tua meninggalkan daerah asalnya sebagai berikut:

  • Adanya desakan suku-suku liar yang datangnya dari Asia Tengah
  • Adanya peperangan antarsuku
  • Adanya bencana alam berupa banjir akibat sering meluapnya Sungai She Kiang dan sungai-sungai lainnya di daerah tersebut.

HAKIKAT DAN RUANG LINGKUP SEJARAH

HAKIKAT & RUANG LINGKUP SEJARAH

 

  • Sejarah adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari segala kejadian atau peristiwa yang telah terjadi pada masa lampau dalam kehidupan umat manusia
  • Kata sejarah berasal dari :
  1. Bahasa Arab : Syajarotun, yang berarti pohon
  2. Bahasa Inggris : History, yang berarti masa lampau umat manusia
  3. Bahasa Jerman : Geschict, yang berarti sesuatu yang telah terjadi
  • Tiga aspek sejarah :
  1. Masa lampau : Merupakan fakta yang kekal dan abadi, tidk pernah berubah, serta selalu dikenang dan dibuatkan catatan
  2. Masa kini : Untuk dipahami setiap peristiwa sejarah dan bertujuan agar suatu peristiwa sejarah tidak terulang untuk kedua kalinya dalam peristiwa yang sama
  3. Masa yang akan datang : Peristiwa sejarah dapat dijadikan pandangan atau pedoman hidup suatu bangsa agar lebih berguna dan lebih berhati-hati, serta bijaksana dalam bertindak dan mengambil keputusan
  • Peristiwa sejarah merupakan :
  1. Peristiwa yang abadi : Peristiwa sejarah merupakan peristiwa yang tidak berubah-ubah dan tetap dikenang sepanjang masa dalam kehidupan manusia
  2. Peristiwa yang unik : Hanya terjadi satu kali dan tidak akan terulang untuk kedua kalinya
  3. Peristiwa yang penting : Dijadikan momentum atau peringatan karena mempunyai arti dalam menentukan nasib hidup orang banyak
  • Bermacam-macam sejarah menurut jenisnya :
  1. Sejarah sebagai peristiwa : Fakta-fakta kejadian yang benar-benar terjadi pada masa lampau
  2. Sejarah sebagai kisah : Sejarah sebagai hasil penelitian oleh para ahli sejarah
  3. Sejarah sebagai ilmu : Pengetahuan tentang masa lampau yang disusun secara sistematik
  4. Sejarah sebagai seni : Sejarah sebagai petunjuk moral bagi para pembaca sehingga dalam penulisannya memerlukan seni tersendiri
  • Sejarah sebagai syarat sebagai ilmu :
  1. Sejarah memiliki objek kajian, yakni kejadian
  2. Memiliki suatu metode yang mampu menghubungkan bukti-bukti sejarah
  3. Kisah sejarah tersusun secara sistematis berdasarkan peristiwa awal kejadiannya
  4. Kebenaran fakta sejarah diperoleh dari penelitian sumber yang disusun secara rasional, tidak boleh ditambah atau dikurangi
  • Periodisasi adalah pembabakan sejarah dalam waktu yang digunakan untuk mengetahui peristiwa sejarah
  • Kronologi : Penyusunan sejarah berdasarkan urutan waktu
    Kronik : Catatan tentang waktu terjadinya suatu peristiwa sejarah
    Kronologi sejarah : Penyusunan peristiwa menurut atau sesuai urutan kejadian yang didasarkan pada urutan waktu
  • Kegunaan sejarah :
  1. Kegunaan edukatif : Sejarah memberi pelajaaran pengalaman yang pernah dilakukan pada masa sekarang atau sebelumnya
  2. Kegunaan inspiratif : Kisah sejarah memberi ilham, inspirasi kepada para pembaca dan pendengarnya
  3. Kegunaan rekreatif : Sejarah sebagai kisah dapat memberi hiburan yang segar, rasa kesenangan, dan rasa estetis 

                Contoh soal dan Pembahasan:

  1. Istilah Sejarah yang berasal dari kata dalam bahasa Belanda yaitu ….

           A. Geschicte

           B. Geschiedenis

           C. Syajarotun

           D. History

           E. Historia

Pembahasan : Geschicte adalah istilah dalam bahasa Jerman. Geschiedenis adalah istilah sejarah dalam bahasa Belanda. Syajarotun adalah istilah sejarah dalam bahasa Arab. History adalah istilah sejarah dalam bahasa Inggris. Historia adalah istilah sejarah dalam bahasa Yunani.

Jawaban : B

  1. Pengertian sejarah sebagai kisah adalah….

       A. menunjukkan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau

       B. peristiwa masa lampau yang diceritakan sendiri oleh pelakunya

       C. peristiwa atau kejadian yang sudah tidak mungkin terjadi lagi

       D. peristiwa masa lampau yang telah disusun menjadi tulisan atau buku

       E. pengetahuan masa lampau yang berkembang dalam tradisi lisan

Pembahasan : Sejarah sebagai kisah adalah peristiwa masa lampau yang telah disusun menjadi tulisan atau buku

Jawaban : D

  1. Pecahnya Perang Dunia II di Eropa disebabkan oleh serangan Jerman terhadap Polandia. Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa sejarah bersifat ….

            A. Kontinuitas

            B. anakronis

            C. kausalitas

            D. unik

            E. logis

Pembahasan : Pernyataan di atas menunjukkan bahwa sejarah bersifat kausalitas atau sebab- akibat. Serangan Jerman terhadap Polandia ( sebab ) mengakibatkan pecahnya Perang Dunia Ii di Eropa ( akibat ).

Jawaban : C

KEHIDUPAN AWAL MASYARAKAT INDONESIA

KEHIDUPAN AWAL MASYARAKAT INDONESIA

  1. Proses pembentukan bumi :
  2. Zaman arkhaikum : Belum ada kehidupan disebabkan bumi masih panas & merupakan bola gas panas yang berputar pada porosnya
  3. Zaman paleozoikum :
  • Zaman ketika terdapat kehidupan makhluk pertama di bumi
  • Disebut juga zaman primer (karena untuk pertama kalinya ada kehidupan)
  • Terbagi menjadi beberapa tahap kehidupan :
  1. Cambrium : Kehidupan amat primitif seperti kerang dan ubur-ubur
  2. Silur : Hewan bertulang belakang seperti ikan
  3. Devon : Binatang jenis amfibi tertua
  4. Carbon : Binatang merayap jenis reptil
  5. Perm : Hewan darat, ikan air tawar dan amfibi

   3. Zaman mesozoikum :

  • Zaman sekunder (zaman hidup kedua), disebut juga zaman reptil sebab muncul reptil besar seperti dinosaurus dan atlantosaurus, terbagi menjadi 3 :
  1. Trias : Ikan, amfibi dan reptil
  2. Jura : Reptil dan sebangsa katak
  3. Calcium : Burung pertama dan tumbuhan berbunga
  • Ikan di darat mengalami evolusi, siripnya menjadi kaki yang kuat, ekornya tumbuh semakin panjang, kepalanya yang semakin keras dan besar. Inilah yang kita kenal dengan nama dinosaurus, brontosaurus dan atlantosaurus
  • Dinosaurus pemakan tumbuhan kecuali Tyranosaurus
  • Brontosaurus besarnya 10x gajah
  • Reptil terbang seperti Pteranodon
  1. Zaman neozoikum :
  • Zaman bumi baru (bumi sudah terbentuk sepenuhnya), terbagi menjadi :
  1. Zaman tertier : Zaman hidup ketiga, makhluh hidup berupa binatang menyusui sejenis monyet & kera, reptil raksasa mulai lenyap, dan pada akhir zaman ini sudah ada jenis kera-manusia. Zaman ini ditandai dengan munculnya tenaga endogen yang dahsyat sehingga mematahkan kulit bumi
  2. Zaman kuarter : Zaman hidup keempat, mulai muncul kehidupan manusia. Dibedakan menjadi :
  • Zaman pleistosen (Diluvium) : Terjadi penurunan suhu drastis dan memunculkan zaman es (zaman glasial)
  • Zaman holosen (Aluvium) : Zaman lahirnya jenis Homo Sapiens, yaitu jenis manusia seperti manusia sekarang

 

  • Jenis-jenis manusia purba :
  1. Meganthropus paleojavanicus : Ditemukan di Sangiran oleh Von Koeningswald pada tahun 1936 dan 1941. Cirinya :
  • Memiliki tulang pipi yang tebal
  • Memiliki otot rahang yang kuat
  • Tidak memiliki dagu
  • Memiliki tonjolan belakang yang tajam
  • Memiliki tulang kening yang menonjol
  • Memiliki perawakan tegap
  • Memakan tumbuh-tumbuhan
  • Hidup berkelompok dan berpindah-pindah
  1. Pithecanthropus : Manusia kera. Fosilnya banyak ditemukan di daerah Trinil, Perning (Mojokerto), Sangiran, dan kedungbrubus, Cirinya :
  • Memiliki rahang bawah yang kuat
  • Memiliki tulang pipi yang tebal
  • Keningnya menonjol
  • Tulang belakang menonjol dan tajam
  • Tidak berdagu
  • Perawakan tegap, mempunyai tempat pelekatan oto tengkuk yang besar & kuat
  • Memakan jenis tumbuhan
  • Beberapa jenis pithecanthropus :
  • Pithecantropus erectus (manusia kera berjalan tegak) : Ditemukan oleh E. Dubois di Kedungbrubus & Trinil. Memiliki ciri :
  1. Berjalan tegak
  2. Volume otaknya melebihi 900cc
  3. Berbadan tegak dengan alat pengunyah yang kuat
  4. Tinggi badannya sekitar 165-170 cm
  5. Berat badannya sekitar 100 kg
  6. Makanannya masih kasar dengan sedikit dikunyah
  • Pithecantropus robustus (manusia kera berahang besar) : Ditemukan di Sangiran oleh Weidenreich. Van Koeningswald menyebutnya pithecanthropus mojokertensis
  • Pithecanthropus dubuis (dubuis artinya meragukan) : Ditemukan oleh Von Koeningswald di Sangiran
  • Pithecanthropus soloensis(manusia kera dari solo) : Ditemukan oleh Von Koeningswald, Oppenoorth, dan Ter Haar di Ngandong
  1. Homo : Artinya manusia. Merupakan jenis manusia purba yang paling maju dibandingkan yang lain. Ciri :
  • Berat badan kira-kira 30-150 kg
  • Volume otaknya lebih dari 1350 cc
  • Alatnya dari batu dan tulang
  • Berjalan tegak
  • Muka & hidung lebar
  • Mulut masih menonjol
  • Jenis homo :
  • Homo wajakensis (manusia dari Wajak) : Ditemukan di Wajak oleh Von Rietschoten, kemudian diselidiki oleh E. Dubois. Termasuk ras Australoid dan bernenek moyang homo soloensis. Dimasukkan dalam Homo sapiens (manusia cerdas) sebab sudah mengenal upacara penguburan
  • Homo soloensis (manusia dari Solo) : Ditemukan oleh Ter Haar & Oppenoorth. Diselidiki oleh Von Koeningswald dan Weidenreich. Sudah bukan kera lagi, melainkan sudah manusia
  • Homo Sapiens (manusia cerdas) : Berasal dari zaman Holosen, bentuk tubuhnya menyerupai manusia sekarang. Sudah menggunakan akal dan memiliki sifat yang dimiliki manusia sekarang. Kehidupannya masih sederhana dan mengembara. Cirinya :
  1. Volume otaknya 1000-1200 cc
  2. Tinggi badan antara 130-210 cm
  3. Otot tengkuk mengalami penyusutan
  4. Alat kunyah dan gigi mengalami penyusutan
  5. Muka tidak menonjol ke depan
  6. Berdiri & berjalan tegak
  7. Berdagu

Jenis homo sapiens di dunia terdiri dari subspesies yang menurunkan berbagai manusia :

  • Ras Mongoloid : Berciri kulit kuning, mata sipit, rambut lurus. Menyebar ke Asia Timur (Jepang, Cina, Korea, dan Asia Tenggara)
  • Ras Kaukasoid : Berkulit putih, tinggi, rambut lurus, dan hidung mancung. Penyebarannya ke Eropa, India utara, Yahudi, Arab, Turki, Asia Barat lainnya
  • Ras Negroid : Ciri berkulit hitam, rambut keriting, bibir tebal. Penyebarannya ke Australia, Papua, dan ke Afrika

Contoh soal:

  1. Salah satu contoh kehidupan budaya masyarakat pada masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut yaitu …

   A. Pembuatan alat-alat pembuatan bahan logam

   B. Gambar tangan pada dinding goa

   C. Alat-alat yang berasal dari hewan

   D. Perhiasan gelang dari batu

   Pembahasan:

Berikut beberapa ciri kehidupan ekonomi pada masa ini :

  • Cara memperoleh makanan masih bersifat food gathering.
  • Kehidupan berburu dan meramu seiring dengan kemajuan dalam pembuatan alat berburu.
  • Selain berburu hewan di dekat mereka, mereka juga makan hewan laut (misalnya kerang yang kulitnya menjadi kjokkenmoddinger)
  • Mulai melakukan kegiatan bercocok tanam sederhana dengan berpindah-pindah sesuai kesuburan tanah.
  • Pada masa ini belum mengenal perdagangan barter karena makanan yang mereka peroleh hanya sekedar untuk mempertahankan hidup saja.
  • Manusia pada masa ini sudah mulai hidup secara semi-sedenter dengan tinggal (menetap) di gua-gua alam.
  • Pembagian tugas antara pria dan wanita sudah berkembang.
  • Mulai muncul gua-gua alam yang disebut Abris Sous Roche yang merupakan tempat tinggal sementara.

Jawaban: B

  1. Ciri-ciri yang menunjukkan pada tahap kehidupan Calcium adalah ….

   A. terdapat kehidupan ikan, amphibi, dan reptil

   B. terdapat reptil dan sebangsa katak

   C. terdapat burung pertama dan tumbuhan berbunga

   D. ada kehidupan amat primitif seperti kerang dan ubur-ubur

   E. mulai ada hewan darat, ikan air tawar dan ampibi

   Pembahasan:

Tahap kehidupan Calcium terjadi pada zaman Mesozoikum atau sering pula disebut zaman sekunder atau zaman hidup pertengahan berlangsung selama kira-kira 140 juta tahun, antara 251 hingga 65 juta tahun yang lalu. Pada zaman ini terbagi menjadi tiga tahap yaitu Trias, terdapat kehidupan ikan, amphibi, dan reptile. Jura, terdapat reptile dan sebangsa katak. Dan Calcium terdapat burung pertama dan tumbuhan berbunga.

Jawaban: C

PRINSIP DASAR PENELITIAN SEJARAH

PRINSIP DASAR PENELITIAN SEJARAH

                             

  • Langkah-langkah dalam penelitian sejarah :
  1. Heuristik :
  • Tahap untuk mencari, menemukanm dan mengumpulkan sumber-sumber berbagai data agar dapat mengetahui segala bentuk peristiwa/kejadian sejarah masa lampau yang relevan dengan topik/judul penelitian
  • Menurut sifatnya :

     1). Sumber primer : Sumber yang dibuat pada saat peristiwa terjadi, dibuat oleh tangan pertama

    2). Sumber sekunder : Sumber yang menggunakan sumber primer sebagai sumber  utamanya, dibuat oleh tangan/pihak kedua

  • Sumber lisan : Didasarkan pada pelaku/saksi mata suatu kejadian. Narasumber lisan yang hanya mendengar atau tidak hidup sezaman dengan peristiwa tidak bisa dijadikan narasumber lisan
  1. Verifikasi :
  • Pemeriksaan terhadap kebenaran laporan tentang suatu peristiwa sejarah
  • Aspek ekstern : Mempersoalkan apakah sumber itu asli/palsu sehingga sejarawan harus mampu menguji tentang keakuratan dokumen sejarah tersebut
  • Aspek intern : Mempersoalkan apakah isi yang terdapat dalam sumber itu dapat memberikan informasi yang diperlukan
  • Fakta adalah : Keterangan tentang sumber yang dianggap benar oleh sejarawan/peneliti sejarah (sumber-sumber yang terpilih)
  1. Interpretasi :
  • Penafsiran suatu peristiwa atau memberikan pandangan teoritis terhadap suatu peristiwa
  • Menginterpretasi fakta dengan kejelasan yang objektif, harus dihindari penafsiran yang semena-mena karena biasanya cenderung subjektif.
  • Interpretasi harus bersifat objektif, mencari landasan interpretasi yang mereka gunakan
  • Bersifat selektif, fakta dipilih yang relevan dengan topik yang ada & mendukung kebenaran sejarah
  1. Historiografi :
  • Penulisan sejarah, tahap terakhir. Menyusun & merangkai fakta hasil penelitian, juga menyampaikan suatu pikiran melalui interpretasi sejarah berdasarkan fakta hasil penelitian
  • Ada 3 bentuk penulisan sejarah :
  1. Penulisan sejarah tradisional: Kuat dalam genealogi, tapi tidak kuat dalam hal kronologi dan detail biografis. Bahan pengajaran agama. Adanya kingship. Pertimbangan kosmologis, & antropologis lebih diutamakan daripada keterangan dari sebab akibat
  2. Penulisan sejarah kolonial : Ciri nederlandosentris (eropasentris), tekanannya pada aspek politik dan ekonomi serta bersifat institusional
  3. Penulisan sejarah nasional : Menggunakan metode ilmiah secara terampil & bertujuan untuk kepentingan nasionalisme
  • Sumber sejarah adalah semua yang menjadi pokok sejarah. 3 macam sumber sejarah :
  1. Sumber tertulis : Diperoleh dari peninggalan tertulis
  2. Sumber lisan : Keterangan langsung dari pelaku/saksi dari peristiwa yang terjadi pada masa lampau
  3. Sumber benda : Diperoleh dari peninggalan benda-benda kebudayaan
  • Menentukan usia peninggalan sejarah dapat dilakukan dengan 3 cara :
  1. Tipologi : Cara penentuan usia peninggalan budaya berdasarkan bentuk tipe dari peninggalan
  2. Stratigrafi : Cara penentuan umur suatu benda peninggalan berdasarkan lapisan tanah di mana benda itu ditemukan
  3. Kimiawi : Cara penentuan umur benda peninggalan berdasarkan unsur kimia yang dikandung oleh benda itu
  • Untuk mengungkapkan sumber-sumber sejarah diperlukan ilmu bantu :
  1. Epigrafi : Ilmu yang mempelajari tulisan kuno/prasasti
  2. Arkeologi : Ilmu yang mempelajari benda/peninggalan kuno
  3. Ikonografi : Ilmu yang mempelajari patung
  4. Nomismatik : Ilmu yang mempelajari mata uang
  5. Ceramologi : Ilmu yang mempelajari keramik
  6. Geologi : Ilmu yang mempelajari lapisan kulit bumi
  7. Antropologi : Ilmu yang mempelajari asal-usul kejadian & perkembangan MH
  8. Paleontologi : Ilmu yang mempelajari sisa makhluk hidup yang telah membatu
  9. Paleoantropologi : Ilmu yang mempelajari bentuk manusia yangs sederhana hingga sekarang
  10. Sosiologi : Ilmu yang mempelajari sifat keadaan & pertumbuhan masyarakat
  11. Filologi : Ilmu yang mempelajari bahasa, kebudayaan, pranata & sejarah suatu bangsa
  • Fakta sejarah mempunyai bentuk :
  1. Artefak : Semua benda baik secara keseluruhan/sebagian hasil gerapan tangan manusia
  2. Fakta sosial : Fakta sejarah yang berdimensi sosial, misalnya : Interaksi antarmanusia dan pakaian adat
  3. Fakta mental : Fakta yang sifatnya abstrak, misalnya : Keyakinan 
  • Jenis-jenis sejarah berdasarkan fokus masalah :
  1. Sejarah geografi : Dikaitkan dengan lokasi di mana peristiwa itu terjadi
  2. Sejarah ekonomi : Dibicarakan bagaimana upaya memenuhi kebutuhan manusia
  3. Sejarah sosial : Dikaitkan dengan kehidupan masyarakat pada suatu masa
  4. Sejarah politik : Dibicarakan tentang kekuasaan yang terjadi pada suatu masa
  • Jenis sejarah dilihat dari cakupan geografis :
  1. Sejarah dunia : Membentangkan kehidupan manusia di dunia
  2. Sejarah nasional : Membentangkan sejarah bangsa Indonesia
  3. Sejarah lokal : Senantiasa mengungkapkan sejarah setiap wilayah (daerah)
  • Teknik pengumpulan data sumber lisan :
  1. Sumber berita dari pelaku sejarah
  2. Sumber berita dari saksi sejarah
  3. Sumber berita dari tempat kejadian peristiwa sejarah

Contoh soal dan Pembahasan:

  1. Salah satu cara mencari dan mengumpulkan sumber sejarah adalah ….

         A. melakukan kritik terhadap dokumen 

         B. melakukan sintesis terhadap sumber sejarah 

         C. melakukan penafsiran terhadap sumber sejarah 

         D. menyeleksi sumber sejarah yang benar dan salah 

         E. meneliti berita surat kabar yang sesuai dengan sejarah

    Pembahasan:

Untuk pilihan A dan D adalah bagian dari tahap kritik/verifikasi sumber

Untuk jawaban B dan C adalah bagian dari tahap interpretasi sumber

Jawaban: E

TRADISI SEJARAH MASYARAKAT INDONESIA MASA PRAAKSARA DAN MASA AKSARA

The Story Behind PopIt

Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

      TRADISI SEJARAH MASYARAKAT INDONESIA MASA PRAAKSARA                                                    DAN MASA AKSARA

   A. Tradisi masyarakat Indonesia masa praaksara

  • Jejak sejarah yang historis : Jejak sejarah yang menurut para ahli memiliki informasi tentang kejadian-kejadian historis, sehingga dapat dipergunakan untuk penulisan sejarah
  • Jejak nonhistoris : Suatu kejadian pada masa lampau yang di dalamnya tidak memiliki nilai sejarah atau hanya merupakan kejadian semata, tidak ada kaitan dengan peristiwa sejarah
  • Jejak historis berwujud benda : Hasil budaya/tradisi di masa kuno
  1. Zaman Paleolitikum (zaman batu kasar)

Ciri: zaman hidup berpindah,  pithecanthropus,  mengumpulkan makanan (food gathering), hidup di gua-gua, kebudayaan pacitan : Chopper (kapak penetak/kapak genggam). Stone culture (budaya batu, kebudayaan ngandong : Bone culture. Kapak genggam, chalcedon (batu indah berwarna)

  1. Zaman Mesolitikum

    Ciri: Memiliki kemajuan hidup, Kjokkenmoddinger (sampah kerang), Abris sous roche (gua tempat tinggal), Alat-alat : Kapak genggam (kapak sumatra), kapak pendek, dan pipisan

  1. Zaman Neolitikum (zaman batu halus)

              Ciri: Food producing : Mengusahakan bercocok tanam sederhana dengan menggunakan ladang. Jenis tanamannya : ubi, talas, padi, dan jelai,peralatan yang lebih bagus seperti beliung persegi (kapak persegi) dan kapak lonjong, pada masa ini terjadi perpindahan penduduk dari daratan Asia (Tonkin ke Indocina) ke Nusantara yang disebut bangsa Proto    Melayu pada tahun 1500 SM. Kebudayaan Bacson-Hoabinh

  1. Tradisi Megalitikum

Ciri: Menhir : Tugu batu besar tempat roh nenek moyang. Ditemukan di Sumatra Selatan, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan, Dolmen : Meja batu besar (altar). Terdapat di Bondowoso, Jatim, Sarkofagus/waruga : Kubur peti batu besar. Di Sulawesi

  1. Tradisi Zaman Perundagian

Ciri: Sudah mampu membuat alat dari logam (budaya dongson, Telah mengenal sawah dan sistem pengairan, Jenis benda logam :

  1. Nekara : Tambur besar yang ditemukan di Bali, Roti, Alor, Kei, dan Papua
  2. Kapak corong : Bagian tangkainya berbentuk corong. Sebutan lainnya adalah kapak sepatu. Ditemukan di Makassar, Jawa, Bali, Pulau Selayar dan Papua
  3. Arca Perunggu : Ditemukan di daerah Bangkinang, Riau, dan Limbangan, Bogor

 

  • Kemampuan nenek moyang kita sebelum mengenal tulisan dan sebelum terpengaruh budaya Hindu-Buddha :
  1. Kemampuan berlayar :
  • Perahu cadik : Perahu yang menggunakan alat dari bambu/kayu yang dipasang di kanan kiri perahu
  • Perahy lesung : Sampan yang dibuat dari 1 batang kayu yang dikeru di dalamnya menyerupai lesung, tetapi bentuknya memanjang
  1. Kemampuan bersawah : Sejak zaman neolitikum, diawali sistem ladang sederhana, kemudian meningkat dengan adanya teknologi pengairan hingga lahirnya sistem persawahan
  2. Mengenal astronomi : Ilmu perbintangan
  • Teknologi angin musim sebagai tenaga penggerak dalam aktivitas pelayaran dan perdagangan
  • Mengenali musim
  • Petunjuk arah dalam pelayaran :

      1).  Bintang Biduk Selatan & Bintang Pari: Arah selatan

      2).  Bintang Biduk Utara : Arah utara

  • Pertanian : Bintang Waluku : Awal musim hujan
  1. Sistem mocopat : Kepercayaan yang didasarkan pada pembagian 4 penjuru arah mata angin, yaitu utara, selatan, barat, dan timur
  2. Kesenian wayang :
  • Berpangkal pada pemujaan nenek moyang
  • Kedatangan hinduisme ke nusantara maka kisah nenek moyang digantikan kisa Ramayana dan Mahabhrata
  • Zaman Kediri : Kitab Gatotkacasraya
  1. Seni gamelan : Mengiringi pertunjukkan wayang
  2. Seni membatik : Kegiatan religius, untuk menghormati nenek moyang mereka
  3. Pengaturan masyarakat : Berkelompok, gotong royong, dan demokratis. cara pemilihan pemimpin : primus inter pares(Terutama di antara yang banyak)
  4. Sistem ekonomi dengan mengenal perdagangan : Kegiatan barter karena belum mengenal uang, nilainya berdasarkan kesepakatan bersama
  5. Sistem kepercayaan :
  • Mulai tumbuh pada masa hidup berburu dan mengumpulkan makanan
  • Zaman hidup bercocok tanam : Percaya adanya dewa alam
  • Zaman perundagian : Percaya pada roh nenek moyang

 

  • Metode-metode pewarisan masa lalu yang dilakukan masyarakat praaksara melalui keluarga dan masyarakat :
  1. Folklore : Adat istiadat tradisional & cerita rakyat yang diwariskan secara turun temurun, tetapi belum dibukukan
  2. Mitologi : Cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi & bertalian dengan terjadimya tempat, alam semesta, para dewa, adat istiadat, dan konsep dongeng suci. Cerita tentang asal-usul alam semesta, manusia, atau bangsa yang diungkapkan dengan cara-cara gaib dan mengandung arti yang dalam
  3. Legenda : Cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi yang ceritanya dihubungkan dengan tokoh sejarah, telah dibumbui dengan keajaiban, kesaktian, dan keistimewaan tokohnya
  4. Dongeng : Cerita rakyat yang tidak benar-benar terjadi, diceritakan karena berisi patuah, kebaikan mengalahkan kejahatan, ajaran moral, dan petuah bijak lainnya
  5. Upacara : Serangkaian tindakan/perbuatan yang terikat pada aturan tertentu berdasarkan adat istiadat, agama dan kepercayaan
  6. Lagu-lagu daerah : Syair-syair yang ditembangkan dengan irama menarik dalam bentuk lisan

 

   B. Tradisi Sejarah Masyarakat Indonesia Masa Aksara

  •  Rekaman tertulis di Indonesia terbagi menjadi :
  1. Sumber tertuli sezaman dan setempat : Co : Prasasti, pengumuman/proklamasi, semacam perundang-undangan yang memuji raja, biasanya berbentuk puisi/bahasa puisi
  2. Sumber tertulis sezaman tetapi tidak setempat : Ditulis sezaman, tetapi ditulis di luar negeri, kebanyakan berasal dari Tiongkok, Arab, Spanyol, dan India
  3. Sumber tertulis setempat tapi tidak sezaman : Ditulis lama sesudah peristiwa terjadi

                Ada 3 jenis penulisan sejarah :

  1. Penulisan sejarah tradisional (Historiografi tradisional) : Penulisan sejarah yang dimulai dari zaman Hindu sampai masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia. Ditulis di prasasti dengan tujuan agar generasi penerus dapat mengetahui peristiwa di zaman kerajaan pada masa dulu dimana seseorang raja memerintah
  2. Penulisan sejarah kolonial (Historiografi kolonial) : Bersifat eropasentris. Tujuannya memperkukuh kekuasaan mereka di Nusantara, merendahkan derajat bangsa Indonesia dan mengunggulkan derajat bangsa Eropa
  3. Penulisan sejarah nasional (Historiografi nasional) : Bersifat Indonesiasentris, dengan metodologi sejarah Indonesia dan pendekatan Multidimensional

 

  •  Pencekatan yang digunakan dalam perkembangan penulisan sejarah :
  1. Pendekatan sosiologi : Melihat segi sosialnya peristiwa yang dikaji
  2. Pendekatan antropologi : Mengungkapkan nilai yang mendasari perilaku para tokoh sejarah, status, gaya hidup, dan sistem kepercayaan
  3. Pendekatan politik : Menyoroti struktur kekuasaan, jenis kepemimpinan, tingkat sosial, dan pertentangan kekuasaan

Contoh soal dan pembahasan

  1. Cerita rakyat yang dipercayai oleh masyarakat sebagi dongeng yang benar benar terjadi dan dianggap suci ialah ….

          A. fabel

          B. mitos

          C. legenda

          D. dongeng

          E. takhayul

Pembahasan :
    1. Fabel ialah dongeng yang tiruana tokohnya ialah binatang

    2. Mitos ialah dongeng rakyat yang dipercayai oleh masyarakat sebagai dongeng yang benar-benar terjadi dan dianggap suci

Jawaban: B

  1. Berikut ini ialah aspek-aspek material kebudayaan yang diwariskan oleh keluarga ialah ….

           A. bahasa

           B. perhiasan

           C. norma

           D. kepercayaan

           E. adat istiadat

Pembahasan:

kepercayaan, adat-istiadat, nrma, dan bahasa ialah teladan yang aspek-aspek kebudayaan nonmaterial yang prses pengenalannya lebih rumit dibandingkan aspek material kebudayaan. Perhiasan termasuk aspek material kebudayaan yang sanggup diraba dan dilihat secara langsung.

Jawaban: B

  1. Huruf Pallawa yang di Indonesia menjadi huruf Kawi pertama kali dipakai pada prasasti ….

           A. Dinoyo

           B. kalasan

           C. Klurak

           D. Kedukan Bukit

           E. Kota Kapur

Pembahasan:

Prasasti Dinoyo ialah prasasti yang dikeluarkan oleh Raja gajayana dari kerajaan Kanjuruhan. Keistimewaan prasasti Dinoyo ialah huruf Pallawa diindonesiakan menjadi huruf kawi dan dipakai pertama kali di Indonesia

Jawaban: A